top of page

Apa Perbedaan Trademark, Copyright, dan Paten? Ini Penjelasannya

Dalam membuat karya maupun menggunakannya kamu wajib tahu apa perbedaan Copyright , Trademark, dan Paten?. Berikut penjelasan selengkapnya.

Untuk mendapatkan Trademark, Paten, atau Copyright untuk sebuah karya memang prosesnya sulit. Namun, sangat membantu dalam melindungi karya tersebut.

Sebenarnya apa perbedaan Copyright, Trademark, dan Paten? Kamu harus dulu sebelum mencoba mendaftarkan karya yang kamu buat, dikutip dari Looka.com.

Apa itu Trademark (merek dagang)

Trademark adalah desain, kata, atau frasa yang digunakan perusahaan untuk mengidentifikasi merek, barang, atau layanannya.

Trademark tidak hanya membantu membedakan perusahaan dengan pesaing, tetapi juga mencegah orang lain untuk menyalin atau mencuri ide original.

Contoh Trademark

Trademark yang bagus adalah slogan populer dari selebritis Amerika Serikat (AS) Paris Hilton, “That’s Hot.”

Paris Hilton sering kali mengucapkan kalimat tersebut saat menemukan sesuatu yang unik dan lucu.

Kemudian, dia mendaftarkan kalimat tersebut sebagai Trademark pada tahun 2007 di Kantor Paten & Merek Dagang Amerika Serikat.

Setiap nama bisnis hingga logo yang bisa diidentifikasikan dengan jelas wajib mempertimbangkan untuk mendapatkan Trademark buat melindunginya.

Tanpa Trademark, kamu hanya akan memiliki hak hukum di lokasi geografis terdekat tempat sebuah bisnis beroperasi.

Trademark terkenal antara lain Coca-Cola dengan kalimat Just do it, dan KFC It’s finger lickin good!.


Apa Perbedaan Trademark, Copyright, dan Paten

Apa Perbedaan Trademark, Copyright, dan Paten ? – Canva

Keuntungan Trademark

Saat kamu telah mendaftarkan sebuah Trademark, pesaing tidak diizinkan secara hukum untuk mendaftarkan Trademark yang telah kamu daftarkan dalam kategori atau variasi yang tampak serupa.

Kemudian, dalam catatan publik ditetapkan pula bahwa kamu sudah secara sah punya kepemilikan atas Trademark yang telah didaftarkan.

Hasilnya bisa menggunakan simbol Ⓡ atau registered, yang membuat merek kamu mendapat sejumlah keuntungan berikut ini.

  1. Membangun kepercayaan dengan konsumen

  2. Mendapatkan legitimasi merek

  3. Mencegah orang untuk menyalin

Apa itu Copyright (hak cipta)?

Copyright berfungsi untuk melindungi karya seperti buku, lagu, artikel, foto, ilustrasi, film, dan lainnya dari tidak diambil atau diakusisi orang lain.

Setiap karya yang sudah mendapatkan Copyright harus ada di media fisik atau digital, seperti kertas, file digital, atau film.

Contoh Copyright

Karya yang termasuk ke dalam Copyright itu adalah karya seni, sastra, konten tertulis, foto, dan masih banyak lagi.

Dengan adanya Copyright, pemilik bisa secara eksklusif menggunakan karya yang dilindungi untuk menjual, mereproduksi, mendistribusikan, melakukan, atau menampilkannya.

Copyright biasanya secara otomatis diberikan ke karya asli pada saat pembuatannya. Namun tetap disarankan buat mendaftarkannya.


Apa Perbedaan Trademark, Copyright, dan Paten ? – Canva

Keuntungan Copyright

Copyright secara otomatis melindungi karya asli yang diciptakan. Walaupun begitu, tetap cukup sulit untuk membuktikan bahwa itu adalah karya asli jika di suatu waktu ada orang yang mencuri atau menyalinnya.

Jika ada orang yang menyalin karya yang telah kamu buat secara tidak sah, kamu hanya bisa mengajukan gugatan pelanggaran Copyright. Itupun jika kamu sudah mendaftarkan Copyright karya tersebut.

Meski begitu Copyright tetap penting, jadi kamu disarankan untuk mendaftarkan sesegera mungkin untuk memastikan bahwa karya yang kamu buat sudah mendapatkan perlindungan dari pada oknum yang ingin melakukan penyalinan maupun pemalsuan demi keuntungan pribadi.

Apa itu paten?

Paten adalah hak ekslusif yang diakui secara hukum, diberikan kepada pencipta atau penemu atas hasil penemuannya.

Paten memungkinkan pencipta untuk menghentikan orang lain dari memproduksi, menjual, atau menggunakan penemuan mereka.

Contoh Paten

Apa saja yang termasuk ke dalam Paten itu ada tiga kategori utama, yakni desain, utilitas, dan plant (tanaman).

  1. Paten desain: untuk desain hias baru dan asli.

  2. Paten utilitas: jenis paten yang paling umum, adalah paten yang digunakan untuk siapa saja yang menemukan proses, item, atau komposisi materi yang berguna.

  3. Paten tanaman: digunakan untuk penemuan dan reproduksi tanaman baru.


Apa Perbedaan Trademark, Copyright, dan Paten ? – Canva

Keuntungan Paten

Diperlukan waktu bertahun-tahun bagi penemu untuk mengembangkan desain baru dan unik, dan prosesnya bisa sangat mahal. Oleh karena itu wajib diberikan perlindungan.

Dengan adanya Paten, penemu atau pencipta bisa melindungi temuannya agar tidak dibuat, disalin, atau dijual tanpa izin.

Mana yang terbaik Trademark, Copyright atau Paten?

Sebagai pengusaha ataupun pencipta memiliki Trademark, Copyright, atau Paten memberi kamu keunggulan dibandingkan pesaing. Ini juga akan membantu melindungi apa yang kamu buat dari pemalsuan.

Untuk memilih mana yang terbaik juga bergantung ada apa yang ingin kamu lindungi. Walau prosesnya rumit dan mahal, semuanya akan sangat berguna.

Sebenarnya itu semua tergantung dari bagaimana kamu menilai kekayaan intelektual dan kreasi yang kamu buat, apakah membutuhkan perlindungan atau tidak?.

Pada Trademark, Copyright dan Paten semuanya berfungsi untuk melestarikan bisnis dan pentingnya menciptakan sesuatu yang baru. Dengan perlindungan tersebut, inovasi dapat terus berkembang.

Nahm itulah penjelasan soal apa perbedaan Trademark, Copyright, dan Paten yang wajib diketahui.

3 tampilan0 komentar

Kommentarer


bottom of page