top of page

4 Jenis White Space dalam Desain Grafis

Sebelum membuat karya desain, ketahui lebih dulu soal jenis White Space dalam desain grafis.

White Space merupakan ruang kosong yang ada di sebuah karya desain.

Ruang kosong tersebut diciptakan untuk memberikan jarak agar elemen dan komposisi yang ada bisa bernapas.

Hal-hal yang termasuk White Space itu meliputi, ruang di sekitar gambar, magrin hingga ruang antar kolom.

Sebagai informasi White Space itu juga terbagi dalam beberapa jenis, yang punya fungsi berbeda-beda.

Berikut daftar jenis White Space dalam desain grafis, yang penting buat diketahui, dikutip dari Zekagraphic.com.

1. Micro White Space

Saat berbicara tentang Micro White Space, kita akan belajar soal ruang kecil antar elemen grafis.

Micro White Space tersebut biasanya ada di sekitar huruf, baris teks, paragraf, tombol, dan ikon.

Fungsi Micro White Space dalam paragraf adalah untuk meningkatkan keterbacaan konten dan membuat audiens bisa membaca teks secara cepat.

Hal tersebut bisa tercapai dengan mudah, jika desainer menambahkan margin dan memberikan jarak antar teks.

Jenis White Space dalam Desain Grafis

Jenis White Space dalam Desain Grafis

2. Macro White Space

Selanjutnya ada Macro White Space yang dalam desain grafis mengacu pada ruang antara elemen grafis yang lebih besar.

Tidak seperti Micro White Space, Macro White Space adalah ruang kosong gambar besar yang berfungsi sebagai wadah dari keseluruhan karya desain.

Ruang yang lebih besar ini dipakai sebagai elemen tata letak desain utama untuk menekankan bahwa ada bagian yang berbeda dari komposisi desain.

Jenis White Space dalam Desain Grafis – Sekolah Desain

3. Active White Space

Active White Space itu mengacu pada ruang yang ditambahkan dalam tata letak desain.

Ruang kosong ini disebut aktif karena sengaja dibuat untuk memberikan penekanan pada elemen tertentu.

Fokusnya juga lebih ditekankan pada bagian khusus dari desain atau konten desain.

4. Passive White Space

Kebalikan dengan Active White Space, Passive White Space tercipta dengan lebih organik atau tak disengaja.

Terciptanya Passive White Space itu berasal dari jarak antara kata, garis, atau ruang kosong di sekitar desain logo.

Terkadang Passive White Space tak begitu diperhatikan, karena fungsi utamanya adalah untuk meningkatkan keterbacaan dan pemahaman teks.

Jenis White Space dalam Desain Grafis – Sekolah Desain

Itulah penjelasan terkait jenis White Space dalam desain grafis, yang bisa membantumu dalam membuat desain yang lebih baik.

1 tampilan0 komentar

Comments


bottom of page