top of page

Psychedelic Style: Sejarah, Ciri Khas, dan Pengaruhnya dalam Seni serta Desain

Psychedelic style atau psikedelik style merupakan jenis desain grafis yang banyak dipengaruhi oleh seni psikedelik. 

Psychedelic sendiri adalah istilah yang mengacu pada pengalaman atau efek yang dihasilkan dari penggunaan zat psikoaktif, seperti LSD, psilosibin, atau DMT.

Secara harfiah, Psychedelic berasal dari kata Yunani “psychē” yang berarti jiwa dan “dēlos” yang berarti terungkap atau terlihat.

Jadi, psychedelic secara leksikal bisa berarti “membuka jiwa” atau “memperlihatkan yang tersembunyi”.

Desain ini memiliki ciri khas yang unik, dengan menggunakan warna-warna terang, kontras yang kuat, bentuk-bentuk geometris, dan efek optik, dilansir dari 99designs.com.

Psychedelic Style

Psychedelic Style – Freepik

Apa itu Psychedelic style?

Psychedelic style adalah gaya seni yang mencerminkan pengalaman halusinasi, alam semesta, dan kesadaran alternatif.

Gaya ini sering dikaitkan dengan era Psychedelic dari tahun 1960-an, di mana seni ini mencerminkan budaya penggunaan obat Psychedelic seperti LSD.

Bisa disebut bahwa Psychedelic adalah adalah seni yang sangat eksperimental dan mengekspresikan kebebasan dalam kreativitas.

Sejarah Psychedelic style 

Psychedelic style graphic design pertama kali dikenal pada tahun 1960-an, ketika seni Psychedelic menjadi populer di kalangan pemuda dan pengikut gerakan hippie.

Desain grafis Psychedelic menjadi populer dalam industri musik, khususnya album cover, poster konser, dan merchandise band.

Seni ini mengambil inspirasi dari berbagai budaya, seperti seni tradisional Asia, Afrika, dan Amerika Latin, serta seni abstrak dan pop art.

Sering kali dikaitkan dengan kebudayaan hippie dan gerakan kontra-budaya pada tahun 1960-an, tetapi gaya ini masih relevan hingga saat ini dan sering digunakan dalam desain grafis, ilustrasi, dan seni pop modern.

Ciri Khas Psychedelic style

Salah satu ciri khas dari Psychedelic style adalah penggunaan warna-warna terang dan mencolok.

Selain itu, desain ini juga menggunakan efek-efek Psychedelic seperti penggandaan dan perulangan bentuk serta efek pop art seperti penggunaan optical illusion.

Bentuk-bentuk yang digunakan dalam desain grafis Psychedelic juga umumnya terinspirasi dari bentuk geometris seperti lingkaran, segitiga, dan persegi.

Gaya Psychedelic juga seringkali menggunakan jenis huruf yang unik dan sulit dibaca. Sehingga terkesan sedikit abstrak.

Freepik

Pengaruh Psychedelic style pada desain grafis modern

Desain Psychedelic style telah memberikan pengaruh yang besar pada desain grafis modern, khususnya pada desain poster dan kemasan produk.

Penggunaan warna-warna terang dan kontras yang kuat serta bentuk-bentuk geometris dan organik, seringkali diaplikasikan dalam desain-desain modern.

Selain itu, Psychedelic style juga telah memengaruhi penggunaan teknologi dalam desain grafis, seperti penggunaan efek animasi dan efek optik dalam desain website dan aplikasi. 

Psychedelic style telah menginspirasi gaya desain yang lebih berani dan inovatif, dengan menekankan kebebasan berekspresi dan kreativitas.

Meskipun seni Psychedelic pernah menjadi fenomena populer pada era 1960-an, gaya seni ini terus berevolusi dan berpengaruh pada seni pop modern dan desain grafis.

Gaya seni ini memberikan kebebasan dalam kreativitas dan mengekspresikan pengalaman dan pandangan dunia yang unik.

Oleh karena itu, seni Psychedelic tetap menjadi bagian penting dari sejarah seni dan budaya pop modern.

123 tampilan0 komentar

Kommentare


bottom of page